Bukan Kameleon, Ini 5 Hewan dengan Lidah Terpanjang

Gayuh Tri Satria Utama
Gayuh Tri Satria Utama
10 Mei 2025
Paus Biru
Paus Biru (Balaenoptera musculus). Sumber: NOAA Fisheries/Lisa Conger

Jika membicarakan hewan dengan lidah panjang, mungkin yang langsung terlintas di benak kita adalah kelelesa atau kameleon. Tidak salah, karena kameleon memang memiliki lidah yang luar biasa panjang dibandingkan ukuran tubuhnya. Beberapa spesies seperti Rhampholeon sp. memiliki lidah yang bisa mencapai hingga 2,5 kali panjang tubuhnya (tidak termasuk ekor). Namun, ketika kita mengacu pada panjang absolut lidah maka kameleon harus tersingkir dari daftar lima besar.

Berikut ini adalah lima hewan dengan lidah terpanjang di dunia berdasarkan panjang absolut lidah mereka, lengkap dengan adaptasi biologis unik yang menyertainya.

1. Paus Biru (Balaenoptera musculus)

Paus biru bukan hanya hewan terbesar di dunia, tetapi juga pemilik lidah terbesar dan terpanjang. Lidahnya dapat mencapai panjang 5 meter dan berat hingga 2.700 kilogram, setara dengan berat seekor gajah Afrika dewasa. Lidah ini memiliki peran penting dalam mekanisme penyaring makanan (filter feeding) yang digunakan paus untuk menyaring kril atau udang kecil dari air laut. Paus akan mengambil sejumlah besar air laut ke dalam mulutnya, lalu menggunakan lidahnya untuk mendorong air keluar melalui baleen (tulang penyaring), sambil menahan ribuan kril sebagai makanan.

2. Trenggiling Raksasa (Smutsia gigantea)

Trenggiling raksasa Afrika memiliki lidah yang sangat panjang dan fleksibel, mencapai 70 cm. Uniknya, lidah ini tidak sepenuhnya disimpan di rongga mulut, melainkan berlabuh jauh di dalam rongga dada dan melekat pada tulang dada (sternum). Struktur anatomi yang unik ini memungkinkan trenggiling menjulurkan lidahnya jauh ke dalam lubang semut atau rayap. Lidah trenggiling dilapisi lendir lengket yang membantunya menangkap ribuan serangga sekaligus. Ia juga tidak memiliki gigi, pencernaan dibantu oleh batu kecil di lambung dan enzim dalam air liurnya.

3. Anteater Raksasa (Myrmecophaga tridactyla)

Giant anteater atau pemakan semut raksasa memiliki lidah dengan panjang maksimal sekitar 60 cm, lidah ini sangat cocok untuk menyusup ke dalam sarang serangga. Fungsi utamanya untuk menjangkau, menangkap, dan melahap hingga 30.000 semut atau rayap tiap harinya . Lidahnya tidak memiliki otot transversal seperti lidah manusia, tetapi justru digerakkan dengan otot-otot di sekitar rongga mulut dan faring yang sangat kuat.

4. Kuda Nil (Hippopotamus amphibius)

Kuda nil adalah salah satu hewan darat terbesar di dunia, dengan bobot bisa mencapai lebih dari 1.500 kg. Meski tidak terkenal karena lidahnya, spesies ini memiliki lidah yang besar dan tebal, dengan panjang maksimal hingga 60 cm. Lidah ini tidak prehensil (tidak bisa menggenggam), dan penggunaannya lebih untuk membantu proses pengunyahan vegetasi di dalam mulut. Kuda nil mengonsumsi rumput sebagai makanan utama dan memprosesnya secara kasar menggunakan gigi besar dan lidah yang kuat.

5. Jerapah (Giraffa camelopardalis)

Jerapah adalah hewan dengan lidah prehensil paling terkenal. Dengan panjang mencapai 45–50 cm, lidah jerapah memungkinkan mereka untuk menjangkau daun tertinggi dari pohon-pohon akasia, bahkan di antara duri-durinya yang tajam. Warna lidah jerapah kebiruan hingga keunguan, diduga merupakan adaptasi untuk menghindari sunburn karena sering terpapar matahari saat makan. Lidah ini juga sangat kuat dan lentur, memungkinkan jerapah menarik dan menggulung dahan untuk dikunyah. Sebagai herbivora tinggi, lidah panjang ini merupakan kunci sukses evolusioner spesies ini dalam menghuni sabana Afrika.

Diperbarui pada 10 Mei 2025